Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Grobogan Rendam 2.263 Rumah Warga di 28 Desa
Advertisement . Scroll to see content

Atasi Banjir Semarang-Grobogan, BNPB Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca ke Langit Jateng

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 08:28:00 WIB
Atasi Banjir Semarang-Grobogan, BNPB Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca ke Langit Jateng
Petugas mengevakuasi warga yang terjebak banjir di Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (25/10/2025). (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Kawasan prioritas kali ini adalah hulu Sungai Tuntang dan Lusi di Kabupaten Grobogan, tempat tanggul jebol yang sebelumnya memicu banjir besar.

"Di sana, tanggul sungai yang sudah jebol akibat tekanan air tinggi harus segera diperkuat. Rel kereta penghubung Jakarta–Surabaya yang melintas di atasnya juga masih terancam bila banjir kembali datang," katanya.

Selain Grobogan, wilayah Kota Semarang juga menjadi fokus utama. Operasi diarahkan agar hujan tidak turun di pusat kota yang masih dilakukan penyedotan air. Dengan begitu, debit sungai bisa turun bertahap dan petugas punya waktu memperbaiki tanggul serta pompa banjir yang rusak.

Operasi modifikasi cuaca ini melibatkan kerja kolaboratif lintas instansi. BNPB bekerja sama dengan BMKG, BRIN, TNI AU, dan BPBD Jawa Tengah. Tim meteorolog memantau peta awan dari ruang kendali, menentukan waktu dan ketinggian semai paling efektif.

“Pilot mengendalikan pesawat mencari posisi bibit awan hujan, lalu menaburkan bahan semai yang akan bereaksi dengan uap air di atmosfer,” kata Aam.

BMKG memperkirakan curah hujan tinggi di Jawa Tengah masih berlangsung hingga awal November. Kondisi ini dipengaruhi fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby ekuatorial yang meningkatkan potensi hujan lebat di wilayah tengah Indonesia.

“OMC ini akan berlangsung selama tiga hingga lima hari, tergantung pada hasil evaluasi harian. Setiap penerbangan menjadi satu siklus percobaan dan menentukan apakah awan yang disemai menghasilkan hujan di titik yang diinginkan,” ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut