Asal-Usul serta Keutamaan Zikir Subhanallah, Laa Ilaaha Illallah
Mereka kemudian menggabungkan kalimat terakhir ini dengan dua kalimat sebelumnya, sehingga mereka membaca sepanjang waktu kalimat-kalimat ” subhanallah walalhamdulillah walaa ilaaha illallah “
Sampailah kemudian Allah mengutus Nabi Ibrahim as Ketika Allah mengutus Nabi Ibrahim as dan memerintahkannya untuk berkorban dan menyembelih seekor domba sebagai ganti dari putranya Ismail as seketika itu dia berkata “allahu akbar” sebagai ungkapan rasa senang dan gembira.
Para malaikat pun berkata, “Sungguh indah kalimat yang keempat ini.” Dan, mereka pun menggabungkan kalimat ini dengan tiga kalimat sebelumnya, sehingga mereka membaca sepanjang zaman kalimat-kalimat : ”subhanallah walalhamdulillah walaa ilaaha illallah wallaahu akbar”
Ketika riwayat ini disampaikan oleh malaikat Jibril as kepada Nabi Muhammad SAW dengan nada takjub Nabi SAW berkata : “laa haula walaa quwwata illaa billaahil’aliyyil’azhim”
Mendengar kalimat tersebut kemudian malaikat Jibril as menggabungkan kalimat terakhir ini dengan empat kalimat sebelumnya sehingga menjadi: “subhanallah walalhamdulillah walaa ilaaha illallah wallaahu akbar walaa haula walaa quwwata illaa billaahil’aliyyil’azhim”.