Apa Itu Lailatul Qadar, Begini Penjelasan Quraish Shihab
Secara gamblang, Al-Quran --demikian pula Al-Sunnah-- menyatakan bahwa Nabi SAW tidak mengetahui kapan datangnya hari kiamat, dan tidak pula mengetahui tentang yang gaib.
Hal ini berarti bahwa ma yudrika digunakan oleh Al-Quran untuk hal-hal yang tidak mungkin diketahui walaupun oleh Nabi saw. sendiri. Sedangkan wa ma adraka, walaupun berupa pertanyaan, namun pada akhirnya Allah SWT menyampaikannya kepada Nabi SAW, sehingga informasi lanjutan dapat diperoleh dari Rasulullah.
Itu semua berarti bahwa persoalan Laylat Al-Qadr harus dirujuk kepada Al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW, karena di sanalah dapat diperoleh informasinya.
"Nagaimana tentang malam itu? Apa arti malam Al-Qadr dan mengapa malam itu dinamai demikian?," katanya.
Menurut Quraish, kata qadar paling tidak digunakan untuk tiga arti.
1.Penetapan dan pengaturan
Sehingga Laylat Al-Qadr dipahami sebagai malam penetapan Allah bagi perjalanan hidup manusia.