Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sindikat Penipuan Pig Butchering di Solo Dibongkar, Raup Rp41,1 Miliar dari 133 Korban
Advertisement . Scroll to see content

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Kapolda Perintahkan Jajaran Data Setiap Pendatang Masuk Jateng

Rabu, 22 Desember 2021 - 17:17:00 WIB
Antisipasi Lonjakan Pemudik, Kapolda Perintahkan Jajaran Data Setiap Pendatang Masuk Jateng
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memerintahkan seluruh jajaran untuk melakukan pengecekan dan pendataan para pemudik di wilayahnya masing-masing. (foto: IST)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Kapolda JatengIrjen Pol Ahmad Luthfi memerintahkan seluruh jajaran untuk melakukan pengecekan dan pendataan para pemudik di wilayahnya masing-masing. Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 dan mobilitas warga selama Natal dan Tahun Baru (Nataru)

Kegiatan pendataan tersebut dilakukan hingga ke tingkat RT dengan sinergi TNI Polri bersama pemerintah kota/kabupaten setempat. Babinsa TNI, Bhabinkamtibmas Polri, serta perangkat desa melaksanakan tracking dan tracing terhadap setiap pendatang yang masuk ke wilayahnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh Polda Jateng sejak tanggal 6 sampai 20 Desember 2021, sebanyak 297 orang pemudik telah kembali ke kampung halamannya di Jawa Tengah. Terhadap para pemudik kemudian dilakukan pengecekan kesehatan dan pendataan terkait berapa lama mereka melaksanakan mudik. 

"Siapa pun yang datang di wilayah Anda catat dan laporkan di PPKM, jadi pos PPKM nanti bertugas me-review, mencatat kedatangan arus mudik," kata Kapolda, Rabu (22/12/2021).

Menurutnya, hal tersebut dilaksanakan sebagai antisipasi agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Jawa Tengah sebagaimana terjadi pada mudik lebaran lalu. Polda Jateng beserta Forkompinda saat ini mewaspadai potensi lonjakan Covid serta penyebaran varian baru, Omicron.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut