Alasan Pasien Observasi Virus Korona yang Meninggal di Semarang Dibungkus Plastik
SEMARANG, iNews.id - Seorang pasien dalam pengawasan diduga terinfeksi virus korona jenis baru, Covid-19 meninggal di RSUP dr Kariadi Semarang. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan, pasien laki-laki berusia 37 tahun itu dinyatakan negatif korona.
Ketua tim PINERE (Penyakit Infeksi New Emerging dan Re Emerging) RSUP dr Kariadi, Muchlis Achsan Udji Sofro membeberkan alasan proses pemulasaraan jenazah dilakukan sesuai standar penanganan terjangkit corona. Sebab, saat pasien meninggal pada Minggu, 23 Februari hasil laboratorium masih belum keluar.
"Pasien meninggal, hasil (laboratorium) karena virus positif atau negatif kami juga belum menerima," kata dr Muchlis kepada awak media di RSUP dr Kariadi, Kamis (27/2/2020).
Dia mengatakan, penjelasan ini sekaligus menjawab pertanyaan banyak warga tentang alasan jenazah pasien dibungkus plastik. Selain itu, petugas yang mengantar jenazah juga dilengkapi alat pelindung diri (APD) sesuai standar operasional prosedur.
"Ini yang belum dipahami oleh masyarakat. Sampai ada yang bingung, mosok membawa jenazahnya harus pakai pakaian lengkap, harus dibungkus plastik. Ada yang bertanya coronavirus negatif kok dibungkus plastik?," katanya.