Aktivitas Vulkanik Merapi Meningkat, BNPB Sebut 1.342 Warga Mengungsi
JAKARTA, iNews.id – Data Pusat Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, jumlah warga yang mengungsi akibat aktivitas vulkanikGunung Merapi hingga Kamis (7/1/2021) pukul 22.00 WIB, berjumlah 1.342 Jiwa. Menurut Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, para pengungsi tersebar 9 titik pos pengungsian.
Ia mengatakan bahwa pemerintah daerah di 4 kabupaten Sleman, Magelang, Boyolali dan Klaten telah memfasilitasi evakuasi, khususnya kelompok rentan.
“Menyikapi aktivitas vulkanik, pemerintah daerah di 4 kabupaten, Sleman, Magelang, Boyolali dan Klaten telah memfasilitasi evakuasi, khususnya kelompok rentan,” kata Raditya dalam keterangan yang diterima MNC Portal, Jumat (8/1/2021).
Sementara itu, dilaporkan puncak Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah tampak jelas dari kamera Pengamatan Gunung Merapi (PGM) di Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali pada hari ini.
Pemandangan puncak Merapi juga dapat dipantau dari PGM Ngepos, Babadan dan Kaliurang. Situasi ini berbeda dibandingkan satu hari sebelumnya pada Kamis (7/1/2021). Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Merapi teramati asap berwarna putih dengan intensitas sedang ingga tebal dari kawah.