Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km ke Arah Barat Daya
Advertisement . Scroll to see content

Aktivitas Meningkat, Gunung Merapi Semburkan Awan Panas dan Asap Tebal

Sabtu, 09 Februari 2019 - 08:47:00 WIB
Aktivitas Meningkat, Gunung Merapi Semburkan Awan Panas dan Asap Tebal
Ilustrasi petugas saat mengamati Gunung Merapi. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Dalam sepekan ini, kegempaan Gunung Merapi tercatat satu kali gempa awan panas (PF), 25 kali gempa hembusan (DG), dua kali gempa vulkanik dangkal (VTB), empat kali gempa fase banyak dalam (MP), 377 kali gempa guguran (RF), 11 kali gempa low frequency (LF), dan tujuh kali gempa tektonik (TT).

“Intensitas kegempaan pada pekan ini lebih tinggi dari sebelumnya,” ucapnya.

Petugas di Pos Pengamatan Gunung Merapi mengamati intensitas hujan tertinggi sebesar 50 mm per jam selama 30 menit di Pos Babadan pada tanggal 1 Februari. Kendati demikian, tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

“Kubah lava saat ini dalam kondisi stabil dengan laju pertumbuhan yang relatif rendah. Aktivitas vulkanis Gunung Merapi masih cukup tinggi dan ditetapkan dalam tingkat aktivitas Waspada,” ujar Hanik.

Dengan tingkat status Waspada tersebut, maka radius 3 Km dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktivitas penduduk dan pendakian. Jika terjadi perubahan yang signifikan, maka statusnya akan segera ditinjau kembali.

“Sehubungan dengan sudah terjadi beberapa kali awan panas dengan jarak luncur yang semakin besar, maka masyarakat di sekitar alur Kali Gendol agar meningkatkan kewaspadaan. Guguran lava dan awan panas berpotensi menimbulkan hujan abu. Masyarakat juga kami imbau untuk mewaspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di sekitar Gunung Merapi,” tuturnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut