Aksi Heroik Prajurit TNI Evakuasi Bayi di Tengah Kepungan Banjir Bengawan Solo
Kapendam IV Diponegoro Kolonel Inf Bambang Hermanto mengatakan, prajurit Kodam IV Diponegoro di seluruh wilayah siap untuk membantu warga terdampak bencana alam. Hal ini sudah menjadi kewajiban TNI yaitu untuk membantu kesulitan warga di sekelilingnya salah satunya di wilayah Surakarta.
"Kegiatan evakuasi kepada 995 korban banjir di Kelurahan Joyotakan Kecamatan Serengan ini merupakan wujud kepedulian TNI khususnya para prajurit Kodim 0735/Surakarta terhadap warga masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan akibat dampak bencana banjir," katanya dalam keterangannya, Sabtu (18/2).
Kapendam berharap banjir segera surut agar aktivitas masyarakat bisa kembali normal. “Semoga banjir yang melanda sejumlah wilayah di Surakarta segera surut. Sehingga masyarakat bisa kembali bekerja dan menjalankan aktivitasnya seperti biasa,” ujarnya.
Terpisah, SAR Brimob Kota Solo juga melakukan respons cepat membantu korban banjir di Kota Bengawan. Para personel Brimob mendirikan tenda, dapur umum hingga melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir.
"Total ada 50 personel yang diterjunkan di lokasi yang terletak di kawasan Jagalan dan Pucangsawit, Kecamatan Jebres," kata Kompol Langgeng Sugito.