Aksi Heroik Prajurit Kodam Diponegoro Berjibaku Evakuasi Korban Banjir di Semarang
Hal ini dilakukan karena debit air semakin naik dan mulai memasuki rumah warga. Selain itu kondisi jalan yang gelap pada saat malam hari, menambah kesulitan petugas saat melakukan evakuasi.
Selain itu, perahu karet milik Kodam IV Diponegoro juga dikerahkan untuk membantu mendistribusikan makanan berupa nasi bungkus yang diproduksi dari dapur lapangan Bekangdam, yang digelar di Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, Semarang.
Dari dapur lapangan tersebut, sebanyak 2.000 hingga 4.000 nasi bungkus diproduksi dalam satu kali memasak, yang dalam seharinya mampu melakukan produksi sebanyak tiga kali.
Kapendam IV Diponegoro Kolonel Inf Bambang Hermanto mengatakan bahwa adanya banjir yang melanda beberapa wilayah, mengundang keprihatinan bagi banyak pihak. Banyak para relawan yang bermunculan untuk membantu meringankan beban derita yang ditanggung para korban banjir.
“Banyak yang menjadi tim relawan untuk membantu evakuasi bagi mereka yang terjebak banjir dengan peralatan seadanya, baik itu menggunakan perahu, sampan bambu atau kayu, hingga menggunakan ember,” katanya, Senin (2/1/2023).