9 Fakta Insiden Kebocoran Gas Beracun di Dieng, Nomor 8 H2S Berujung Maut
3. Kejadian Berawal dari Kegiatan Quenching Sumur
kejadian ini berawal dari kegiatan quenching sumur yang dilakukan salah seorang pekerja Pelaksana Pekerjaan Workover. Perkerja itu berinisiatif memeriksa relief valve di mud pump-1 yang terbuka secara otomatis. Kemudian pekerja tersebut terjatuh pingsan dan dievakuasi ke Puskesmas Kejajar 1 Wonosobo. Diduga korban terpapar gas beracun yang keluar bersama dengan air saat relief valve terbuka otomatis.
4. Geo Dipa Energi Pastikan Tak Ada Warga Jadi Korban
PT Geo Dipa Energi (Persero) memastikan pelaksaan pekerjaan tersebut sudah dilakukan sesuai dengan SOP atau standar keamanan dan keselamatan kerja yang berlaku. Dipastikan juga tidak ada masyarakat yang menjadi korban dalam kejadian ini.
5. 1 Pekerja Meninggal, 8 Dirawat di RS
Hingga saat ini korban tercatat sembilan orang pekerja, di mana delapan orang dirawat RSUD KRT Soetjonegoro Wonosobo setelah sebelumnya mendapatkan tindakan medis awal di Puskesmas Kejajar. Dari total korban tersebut, satu orang meninggal dunia di Puskesmas dikarenakan kekurangan oksigen.
6 Kebocoran pada Sumur Produksi yang Sedang Diperbaiki
Direktur Utama PT Geo Dipa Energi (Persero) Riki Ibrahim menjelaskan kebocoran terjadi pada sumur produksi yang sedang diperbaiki. Di sana ada rig/menara pengeboran. Untuk proses perbaikan, maka sumur harus diinjeksi dulu supaya mati. Ketika diinjeksi itulah salah satu pompa terbuka sehingga H2S-nya keluar. Jadi tidak ada ledakan atau semburan. Dan kebocoran dipompa bukan di kepala sumur.
7. Polres Banjarnegara Olah TKP dan Melokalisasi
Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto mengatakan pihaknya di tempat kejadian langsung melokalisasi. "Tim kami di lokasi sudah melokalisasi dan melakukan sterilisasi sumur yang meledak," katanya. Pihaknya juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Tim kami di lokasi sudah melokalisasi dan melakukan sterilisasi sumur yang meledak," ujarnya.