Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mayat Pria Ditemukan Bersimbah Darah di Tepi Jalan Sampit, Diduga Terlindas Truk
Advertisement . Scroll to see content

8 Fakta Ibu Bunuh Anak Kandung di Kamar Hotel Semarang, Nomor 6 Tega Banget

Rabu, 11 Mei 2022 - 09:25:00 WIB
8 Fakta Ibu Bunuh Anak Kandung di Kamar Hotel Semarang, Nomor 6 Tega Banget
Polisi melakukan olah TKP ditemukannya anak tewas di sebuah hotel di Semarang, Selasa (10/5/2022) malam. (iNewsTV/Kristadi)
Advertisement . Scroll to see content

5 Inafis Datangi Lokasi dan Olah TKP
Selanjutnya kejadian ini dilaporkan ke Polsek Gajahmungkur diteruskan ke Polrestabes Semarang. Pihak Inafis juga telah mendatangi lokasi kejadian melakukan olah TKP. Sementara, ibu dari AK dilarikan ke RS Elisabeth, untuk perawatan medis. 

6. Korban Diduga Dibunuh dengan Cara Dibekap
Pelaku diduga membunuh korban dengan cara dibekap menggunakan handuk. Petugas mendapati Riska tengah terbaring lemah di ranjang bersama KA, anak laki-lakinya. Melihat kondisi yang mencurigakan dimana RSS lehernya terlilit handuk dan sang anak sudah tak bernyawa, pihak hotel langsung melaporkan ke polisi.

7. Ibu Masih Bernafas, Anak Sudah Tak Bernyawa
Dari hasil pemeriksaan, RSS masih terlihat bernafas sehingga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Elisabeth, Semarang. Sedangkan anaknya sudah tak bernyawa dan langsung dibawa polisi ke ruang jenazah RSUP Dr Kariadi Semarang untuk diautopsi.

8. Polisi Duga Ibu Korban Depresi dan Coba Bunuh Diri
Penyelidikan sementara, polisi menduga tersangka mengalami tekanan mental, sehingga mencoba mengakhiri hidupnya setelah membunuh buah hatinya sendiri. 

"Kita masih melakukan pendalaman seiring tersangka yang masih dalam penanganan medis dan belum dapat dimintai keterangan," kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Doni Sardo Lumbantoruan.

Editor: Ahmad Antoni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut