7 Lagu Daerah Jawa Tengah dengan Lirik dan Maknanya, Nomor 4 Diciptakan Sunan Kalijaga
Kita harus membuang sifat malas dan mempertebal keimanan kepada Allah SWT.
Lirik:
Jaranan jaranan jarane jaran teji
Sing numpak ndoro behi
Sing ngiring para mantri
Jrek jrek nong
Jrek jrek gong jrej e jrek
Turut lurung gedebuk krincing
Gedebuk krincing
Thak thak gedebuk jeder
Makna lagu:
Lagu daerah Jawa Tengah ini menceritakan tentang kesenian, yakni pertunjukan tradisional jaranan dengan memainkan replika kuda yang terbuat dari anyaman atau kulit bambu. Lagu ini mengajarkan kepada anak-anak agar saling menghormati kepada patuh kepada yang orang tua atau orang yang lebih tua.
Lagu ini juga memiliki makna untuk saling menyayangi tanpa
membeda-bedakan.
Lirik:
Sluku-sluku bathok
Bathoke ela-elo
Si Rama menyang Solo
Leh olehe payung mutho
Mak jentit lho-lho lobah
Wong mati ora obah
Yen obah medeni bocah
Yen urip goleko duwit
Makna Lagu:
Lagu daerah ini merupakan lagu daerah yang juga diciptakan oleh Sunan Kalijaga yang memiliki nilai religius di dalamnya. Lagu ini memiliki makna untuk menjaga keseimbangan untuk menjaga hati dan jiwa, sambil mengingat Tuhan agar hidup selalu tenang.
Lirik:
Gambang suling, kumandang swarane
Thulat-thulit, kepenak unine
Unine mung nrenyuhake
Bareng lan kentrung
Ketipung, suling, sigrak kendhangane
Makna lagu:
Lagu ini diciptakan oleh seorang dalang yan terkenal yang diciptakan oleh Ki Narto Sabdo. Makna lagu ini adalah refleksi kekaguman beliau dengan alat musik seruling yang bisa menciptakan suara yang indah dan merdu.
Itulah 7 lagu daerah Jawa Tengah dengan lirik dan maknanya yang dirangkum untuk kamu.
Editor: Kurnia Illahi