Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tersiar Kabar Polisi di Cirebon Diduga Terlibat Terorisme, Ini Kata Polda Jabar
Advertisement . Scroll to see content

7 Fakta Pelaku Penyerangan Wakapolres Karanganyar, Pernah Terlibat Bom Thamrin

Selasa, 23 Juni 2020 - 03:01:00 WIB
7 Fakta Pelaku Penyerangan Wakapolres Karanganyar, Pernah Terlibat Bom Thamrin
Wakapolres Karanganyar memperlihatkan gagang besi yang dianggap menyelamatkan dirinya dari aksi penyerangan OTK. (Foto: iNews/Wahyu Endro)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id - Aksi penyerangan terhadap Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni saat Susur Gunung di lereng Gunung Lawu oleh pelaku Karyono Widodo, Minggu (21/6/2020) mengejutkan masyarakat. Pelaku bersenjatakan pisau itu menyerang Kompol Busroni hingga melukai sopirnya Bripda Hanif Ariyono dan seorang relawan.

Pelaku pun terpaksa diberi tindakan tegas terukur oleh petugas di lokasi kejadian dengan menembak sebanyak tiga kali di bagian kaki pelaku hingga tersungkur. Pelaku akhirnya tewas saat dalam penanganan medis di puskesmas akibat kehabisan darah.

Berikut fakta-fakta pelaku penyerangan Wakapolres Karanganyar:

1. Pelaku Warga Madiun

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol Wihastono Yoga Pranoto menyebutkan, pelaku bernama Karyono merupakan warga Manisrejo, Kecamatan Taman, Madiun, Jawa Timur. Identitas tersebut terungkap setelah dilakukan tes DNA (Deoxyribo Nucleic Acid)  dan keterangan dari pihak keluarga.

"Untuk sidik jari merupakan kewenangan DVI, dari DVI mengungkapkan bahwa yang bersangkutan bernama Karyono sesuai dengan DNA dan dikuatkan keterangan dari pihak keluarga," ungkap Kombes Wihastono.

2. Pernah Dihukum Kasus Terorisme

Adik kandung pelaku, Rohman Budi Santosa mengatakan, kakaknya diketahui pernah mendekam di sel Mako Brimob terkait kasus terorisme. Selanjutnya, pelaku dipindahkan ke Sumatera (Lapas III B Way Kanan Lampung) dan keluar pada 8 Juli 2019.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut