7 Fakta Bom Bunuh Diri di Kartasura, Pelaku Amatir hingga Seruan Jangan Takut
Polisi juga telah mengonfirmasi jika pelaku merupakan seorang penjual gorengan.
6. Ganjar Serukan Jangan Takut Teror Bom

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta masyarakat tidak perlu takut dengan adanya teror bom bunuh diri yang terjadi di Pos Pengamanan Pertigaan Tugu Tani Kartasura pada Senin (3/6/2019) malam. Menurutnya, tujuan pelaku teror itu membuat masyarakat takut.
"Kita harus melawan. Kita tidak boleh takut dengan aksi itu," kata Ganjar di Purworejo, Selasa (4/6/2019).
Dia menyebutkan, bukti masyarakat Jateng tidak takut aksi teror bom bunuh diri dengan tak terjadi kepanikan maupun trauma di kalangan masyarakat. Hal ini dinilainya sangat positif sebagai awal dari perlawanan masyarakat terhadap aksi terorisme.
7. Kondisi Pelaku Bom Bunuh Diri Stabil
Polisi telah menetapkan Rafik Asarrudin (22) sebagai tersangka kasus dugaan bom bunuh diri di Pospol Kartasura, Senin (3/6/2019) malam. Namun pihaknya masih akan memeriksa pelaku jika kondisinya sudah pulih
Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, kondisi kesehatan pelaku bom bunuh diri cukup stabil. Dia mengalami luka di perut, tangan dan kaki.
"Yang bersangkutan kondisi kesehatannya cukup stabil dan bisa berkomunikasi," kata Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa.
Namun demikian penyidik Densus 88 Antiteror belum meminta keterangan dari RA dan masih menunggu kondisi kesehatannya pulih. "Yang penting kondisinya stabil bisa diwawancara singkat," tuturnya.
Editor: Donald Karouw