Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Ledakan Bom Sisa Perang di Biak, SAR dan Gegana Temukan 32 Potongan Tubuh
Advertisement . Scroll to see content

7 Fakta Bom Bunuh Diri di Kartasura, Pelaku Amatir hingga Seruan Jangan Takut

Selasa, 04 Juni 2019 - 15:33:00 WIB
7 Fakta Bom Bunuh Diri di Kartasura, Pelaku Amatir hingga Seruan Jangan Takut
Polisi berjaga saat olah TKP dan geledah rumah pelaku bom bunuh diri Pospam Kartasura di Kranggan Kulon. (Foto-Foto ANTARA/Mohammad Ayudha/Aloysius Jarot Nugroho)
Advertisement . Scroll to see content

Polisi juga telah mengonfirmasi jika pelaku merupakan seorang penjual gorengan.

6. Ganjar Serukan Jangan Takut Teror Bom

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta masyarakat tidak perlu takut dengan adanya teror bom bunuh diri yang terjadi di Pos Pengamanan Pertigaan Tugu Tani Kartasura pada Senin (3/6/2019) malam. Menurutnya, tujuan pelaku teror itu membuat masyarakat takut.

"Kita harus melawan. Kita tidak boleh takut dengan aksi itu," kata Ganjar di Purworejo, Selasa (4/6/2019).

Dia menyebutkan, bukti masyarakat Jateng tidak takut aksi teror bom bunuh diri dengan tak terjadi kepanikan maupun trauma di kalangan masyarakat. Hal ini dinilainya sangat positif sebagai awal dari perlawanan masyarakat terhadap aksi terorisme.

7. Kondisi Pelaku Bom Bunuh Diri Stabil

Polisi telah menetapkan Rafik Asarrudin (22) sebagai tersangka kasus dugaan bom bunuh diri di Pospol Kartasura, Senin (3/6/2019) malam. Namun pihaknya masih akan memeriksa pelaku jika kondisinya sudah pulih

Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, kondisi kesehatan pelaku bom bunuh diri cukup stabil. Dia mengalami luka di perut, tangan dan kaki.

"Yang bersangkutan kondisi kesehatannya cukup stabil dan bisa berkomunikasi," kata Brigjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa.

Namun demikian penyidik Densus 88 Antiteror belum meminta keterangan dari RA dan masih menunggu kondisi kesehatannya pulih. "Yang penting kondisinya stabil bisa diwawancara singkat," tuturnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut