Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar 5 Kecelakaan Maut di Jawa Tengah Sepanjang 2023, Terbanyak di Kebumen
Advertisement . Scroll to see content

6 Pemakaman Belanda di Jawa Tengah, Ada Ereveld Kalibanteng hingga Kerkhof Ceper

Senin, 18 September 2023 - 10:15:00 WIB
 6 Pemakaman Belanda di Jawa Tengah, Ada Ereveld Kalibanteng hingga Kerkhof Ceper
Ereveld Kalibanteng di Kalibanteng Semarang ini dibangun pada tahun 1946 sampai 1950. Pemakaman Belanda satu ini berbentuk segitiga sama sisi dan dipagari oleh pepohonan dan kanal kecil. (Dok Foto Ahmad Antoni)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemakaman Belandadi Jawa Tengah ini menjadi salah satu bukti bahwa bangsa Belanda dahulu pernah menjajah Indonesia. Banyak di antaranya sudah menjadi sebuah cagar budaya seperti rumah tinggal, benteng, gereja, pabrik, kantor, hingga pemakaman.

Dahulu, saat masa penjajahan hampir di setiap kota memiliki kerkhof. Hal ini tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat Belanda yang kompleks pemakaman berdekatan dengan tempat tinggal mereka. Bahkan makam-makam Belanda ini umumnya memiliki bentuk yang artistik seperti tugu kecil.

Selain itu pemakaman Belanda ini tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, salah satunya ada beberapa kota di Jawa Tengah. Kira-kira ada berapa banyak pemakaman di Jawa Tengah? Mari simak ulasannya sebagai berikut.

Pemakaman Belanda di Jawa Tengah

1. Ereveld KaliBanteng Semarang

Ereveld Kalibanteng ini dibangun pada tahun 1946 sampai 1950. Pemakaman Belanda satu ini berbentuk segitiga sama sisi dan dipagari oleh pepohonan dan kanal kecil. Berada di Jalan Siliwangi sebelah barat Bundaran Kalibanteng, Kota Semarang, Jawa  Tengah

Pemakaman ini dulunya bernama Grote Postweg, sekarang telah berubah menjadi Ereveld Kalibanteng. Pemakaman ini baru diresmikan pada 22 April 1949.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut