6 Amalan Ibu Hamil Sesuai Ajaran Islam, Baca Surat Yusuf dan Perbanyak Doa
Artinya: Dari Abdullah ibnu Mas'ud ra yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda kepada kami: Sesungguhnya seseorang di antara kalian benar-benar dihimpunkan penciptaannya di dalam perut ibunya selama 40 hari (dalam bentuk nutfah), kemudian berupa 'alaqah dalam masa yang sama, kemudian dalam bentuk segumpal daging dalam masa yang sama, kemudian diutus seorang malaikat kepadanya, maka malaikat itu meniupkan roh ke dalam tubuhnya dan diperintahkan untuk mencatat empat kalimat (perintah), yaitu tentang rezekinya, ajalnya, dan amal perbuatannya, serta apakah dia termasuk orang yang celaka atau orang yang bahagia.
Demi Allah yang tidak ada Tuhan selain Dia, sesungguhnya seseorang di antara kalian benar-benar mengerjakan amal perbuatan ahli surga sehingga tiada jarak antara dia dan surga selain hanya satu hasta, tetapi suratan takdir telah mendahuluinya (bahwa dia termasuk ahli neraka), maka pada akhirnya ia mengerjakan perbuatan ahli neraka dan dimasukkanlah dia ke dalamnya. Dan sesungguhnya seseorang di antara kalian benar-benar mengerjakan amal perbuatan ahli neraka, sehingga tiada jarak antara dia dan neraka selain satu hasta, tetapi suratan takdir telah mendahuluinya (bahwa dia termasuk ahli surga), maka pada akhirnya ia mengamalkan perbuatan ahli surga dan dimasukkanlah dia ke dalamnya". (HR. Imam Ahmad)
1. Membaca Surat Yasin
Amalan ibu hamil sesuai ajaran Islam pertama yakni membaca Surat Yasin. Sudah mafhum bahwa Surat Yasin merupakan salah satu surat dalam Al Quran yang memiliki keutamaan dan manfaat bagi yang membacanya.
Membaca Surat Yasin bagi ibu hamil juga diyakini akan memudahkan saat proses persalinannya. Selain itu, hati akan menjadi lebih tenang.
2. Membaca Surat Yusuf
Amalan ibu hamil sesuai ajaran Islam berikutnya yakni membaca Surat Yusuf. Banyak hikmah yang diperoleh dengan membaca Surat Yusuf. Sebab, dalam surat tersebut menceritakan kisah Nabi Yusuf yang mendapat cobaan dan kesulitan sejak masih kecil hingga dewasa. Namun, dengan keteguhan dan kesabarannya, Nabi Yusuf dapat melalui cobaan itu hingga mendapat kemuliaan.