Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Perang Jawa, 1.603 Tentara Belanda Tewas gegara Wabah Penyakit sebelum Pertempuran 
Advertisement . Scroll to see content

5 Wabah Penyakit Menular Mematikan dalam Sejarah Islam

Sabtu, 04 April 2020 - 07:30:00 WIB
5 Wabah Penyakit Menular Mematikan dalam Sejarah Islam
Virus corona (COVID-19) mengacaukan jalannya berbagai ajang olahraga di dunia. (Foto: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

"Wabah penyakit Tho’un adalah sebuah tanda peringatan dari Allah Swt untuk menguji hamba-hamba-Nya. Sehingga bila mana kalian mendengar berita tentang adanya wabah penyakit tersebut disebuah daerah, maka jangan sekali-kali kalian memasukinya, dan bila wabah penyakit tersebut telah terjadi pada suatu daerah dan kalian berada di dalamnya, maka janganlah kalian keluar darinya".

Ulama asal Riau, Ustadz Abdul Somad mengatakan, wabah penyakit yang melanda dunia tidak hanya terjadi kali ini.
"Jauh sebelum itu, sudah ada wabah penyakit menular yang melanda beberapa negara Muslim," kata Ustaz Abdul Somad dalam video singkatnya di akun Instagram miliknya @ustadzabdulsomad_official.

Doktor Ilmu Hadits lulusan Sudan itu lalu menukil kitab karya Imam Adz Dzahabi. "Pernah pada suatu masa di Mesir dilanda masa paceklik dan wabah yang berkepanjangan. Wabah ini sampai ke Cordoba (Sapnyol), Libya, Aljazair, dan Tunisia. Belum pernah terjadi kemarau panjang paceklik sedahsyat itu sampai masjid-masjid ditutup. Tidak ada orang sholat, sama seperti sekarang. Tahun itu disebut tahun kelaparan wabah penyakit terdahsyat," papar Ustaz Abdul Somad.

Menyikapi kejadian itu, ulama kelahiran Asahan Sumatera Utara itu mengajak umat Islam untuk mengimani takdir. "Jadi, kita jangan merasa sedih. Ini takdir kita. Makanya kita harus mengimani takdir," ujarnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut