5 Korban Tewas Kecelakaan Ambulans Tabrak Truk di Tol Pejagan Diambil Keluarga
Begitu merasakan benturan keras, sopir truk, Zaenal langsung menepi dan menghentikan laju kendaraannya.
Setelah menepi, Zaenal langsung turun dan mendapati empat orang tewas di lokasi kejadian dan satu orang dalam kondisi kritis hingga akhirnya meninggal setelah mendapat pertolongan medis di rumah sakit (RS) Siaga Medika Pemalang.
Menurut Zaenal, ambulans tersebut melaju dengan kecepatan tinggi karena bodi bagian depan ambulans ringsek.
“Saya lagi jalan dari arah barat ke timur. Tiba-tiba sore tadi, terasa ditabrak. Kecepatan saya 50 km per jam. Saya di lajur kiri, lajur lambat. Tahunya ya pas benturan, kenceng sekali. Saya lihat belakang terus jalan pelan ke kiri dan berhenti agar tidak ditabrak lagi dari belakang. Setelah turun saya bantu korban dan korban dah pada ninggal semua,” kata Zaenal.
Kelima korban tewas kemudian dilarikan ke RS Siaga Medika, Pemalang. Kelima korban tewas diketahui bernama Sarjito (43), Satimun (47) sopir ambulans dan Imam, warga perum Griya Asri Serpong, Tangerang. Selain itu, Nasif, warga Cikura Tangerang, dan Rahmadi, warga Klaten.
Kelima korban ini awalnya akan ke Klaten untuk mengantarkan jenazah Waldono, Warga Klaten. Nahas, saat melintas di ruas Tol Pejagan-Pemalang mereka mengalami kecelakaan.
Editor: Kastolani Marzuki