Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Kecelakaan Pikap Bawa 16 Penumpang di Sumedang, Korban Bergeletakan
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Kecelakaan Maut di Tol Boyolali, 5 Korban Tewas Ketua Yayasan Darul Falah dan Keluarganya

Minggu, 14 Juli 2024 - 05:30:00 WIB
5 Fakta Kecelakaan Maut di Tol Boyolali, 5 Korban Tewas Ketua Yayasan Darul Falah dan Keluarganya
Petugas mengevakuasi korban kecelakaan minibus Elf menabrak truk di Jalan Tol Solo-Semarang, tepatnya Km 497 + 800, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (13/7/2024). (Foto: iNews/Tata Rahmanta)
Advertisement . Scroll to see content
Polisi mengevakuasi minibus Elf yang kecelakaan menabrak truk di Jalan Tol Solo-Semarang, tepatnya Km 497 + 800, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (13/7/2024). (Foto: iNews/Tata Rahmanta)
Polisi mengevakuasi minibus Elf yang kecelakaan menabrak truk di Jalan Tol Solo-Semarang, tepatnya Km 497 + 800, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (13/7/2024). (Foto: iNews/Tata Rahmanta)

4. Diduga karena Sopir Mengantuk

Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut tersebut. Namun, dugaan awal, kecelakaan disebabkan sopir Elf yang mengantuk.

"Untuk penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Namun kita ketahui bersama waktu kecelakaan saat normal manusia mengantuk karena masih pukul 04.00 WIB. Ada dugaan sopir Elf mengantuk," ujar Kapolres.

Polisi juga menyelidiki dugaan kondisi Elf yang membawa penumpang melebihi muatan sehingga berdampak pada pengereman kurang baik.

5. Penanganan Kasus Dibantu Polda Jateng

Kapolres mengungkapkan, dalam penanganan kasus kecelakaan ini Polres Boyolali dibantu tim Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jawa Tengah.

"Anggota di lapangan sudah olah TKP untuk memastikan penyebab kecelakaan yang nantinya juga akan mengundang ahli," ucapnya.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut