Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dikunjungi Dubes Boroujerdi, Jokowi Sampaikan Simpati ke Rakyat Iran
Advertisement . Scroll to see content

41 Persen Masyarakat Indonesia Masih Enggan Divaksin Covid-19, Ini Alasannya

Senin, 22 Februari 2021 - 07:34:00 WIB
41 Persen Masyarakat Indonesia Masih Enggan Divaksin Covid-19, Ini Alasannya
Vaksinasi tenaga kesehatan secara massal dilakukan oleh RSUP Dr Sardjito di Graha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Kamis (28/1/2021). (Foto : Antara/HO-Kementerian Kesehatan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 41 persen masyarakatIndonesia belum bersedia untuk divaksin Covid-19. Temuan itu berdasar survei yang dilakukan Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia.

Dari hasil survei tersebut, sebanyak 54,2 persen masyarakat masih belum ingin divaksin karena alasan efek samping.

"Sangat banyak warga yang kemudian tidak lantas bersedia divaksin (41 persen), terutama karena alasan efek samping vaksin yang belum dipastikan (54 persen)," mengutip rilis resmi Indikator Politik Indonesia, Minggu (21/2/2021).

Namun demikian, berdasarkan hasil temuan Indikator Politik Indonesia, hampir semua masyarakat sudah mengetahui bahwa pemerintah telah memulai program vaksinasi virus corona (Covid-19). Mayoritas warga juga setuju bahwa vaksin telah dinyatakan halal, meskipun masih banyak yang takut untuk divaksin.

"Hampir semua warga sudah tahu pemerintah telah memulai program vaksinasi virus corona, 91,3 persen. Mayoritas warga juga setuju dengan pendapat bahwa mereka menerima vaksin jika telah dinyatakan halal, 81,9 persen,". 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut