Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ibu Rumah Tangga di Serang Tewas Dibunuh dalam Rumah, Sempat Dikira Keguguran
Advertisement . Scroll to see content

3 Petugas PPK dan KPPS di Jateng Keguguran karena Kelelahan

Minggu, 21 April 2019 - 08:34:00 WIB
3 Petugas PPK dan KPPS di Jateng Keguguran karena Kelelahan
Seorang perempuan yang menjadi Petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) menyiapkan bahan untuk rekapitulasi suara tingkat kecamatan di Kecamatan Tatanga, Palu, Sulteng, Sabtu (20/4/2019). Tiga perempuan di Jateng keguguran karena kelelahan bertugas
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.id – Tiga perempuan yang menjadi petugas Pemilu 2019 di Jawa Tengah (Jateng) mengalami keguguran karena kelelahan saat bertugas. Mereka sibuk mengawal pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan sehingga kurang memerhatikan kondisi kesehatan dan janin yang dikandung.

Komisioner KPU Jateng, Ikhwanudin mengatakan, ketiga perempuan itu berasal dari dua daerah, yakni Kabupaten Klaten dan Kebumen. Satu orang bertugas sebagai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan dua lainnya merupakan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Satu orang berasal dari Klaten atas nama Wiwid Wijayanti dengan jabatan sebagai anggota PPK Jatinom. Dia sedang hamil enam bulan dan mengalami keguguran,” kata Ikhwanudin, Sabtu (20/4/2019).

Ikhwanudin melanjutkan, dua perempuan lain berasal dari Kebumen, yakni Umi Rojanah dan Siti Mungawanah. Mereka tercatat sebagai anggota KPPS yang bertugas secara teknis mengenai pemungutan suara di TPS.

“Keduanya juga mengalami keguguran,” katanya.

Selain itu, terdapat delapan petugas Pemilu yang meninggal dunia saat menunaikan tugasnya dalam pesta demokrasi. Tak hanya itu, beberapa petugas jatuh di TPS hingga menderita patah tulang dan pingsan karena kelelahan mengurusi Pemilu.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut