“Kami menerima lima pasien akibat kejadian itu, tiga langsung menjalani rawat inap dan dua menjalani rawat jalan di instalasi gawat darurat. Sementara dua orang meninggal pada Kamis dini hari dan pada pukul 10.00 WIB,” katanya.
Sebelumnya 11 warga termasuk Umi Nuroh mengalami keracunan usai menyantap makanan olahan ubi jalar, timus pada Rabu (25/12/2019) siang. Dua orang dinyatakan meninggal akibat kejadian itu yaitu pekerja knalpot yang bekerja di rumah Umi Nuroh. Yaitu Eggi Supendi (25) warga Desa Setu dan Suwarno (32) Warga Purbasana.
Keduanya kini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga. Polisi masih terus menyelidiki penyabab utama keracunan massal yang mengakibatkan dua orang tewas. Petugas Dinas Kesehatan Tegal telah mengambil sampel timus untuk dilakukan uji laboratorium.
Editor: Rizal Bomantama