2 Orang Korban Longsor Brebes Ditemukan, Total 16 Masih Hilang
Wijaya menjelaskan Pos DVI Polda Jateng dengan personelnya sengaja dibuka di dekat lokasi bencana. Hal itu untuk mengakomodasi kepentingan warga yang kehilangan anggota keluarganya akibat bencana alam tersebut. "Pendirian pos di sini agar tidak menyulitkan keluarga korban, mencari anggota keluarganya karena semua korban akan terlaporkan di pos ini," ujar dia.
Warga yang kehilangan anggota keluarganya akibat musibah tersebut, lanjut Wijaya, dipersilakan melapor kepada petugas pos itu dengan membawa data-data menyangkut identitas korban yang belum ditemukan. Data-data tersebut, akan memudahkan petugas dalam mengidentifikasi korban. Petugas juga akan memberikan informasi kepada warga tentang temuan korban bencana itu. "Agar jenazah bisa diambil untuk dikuburkan," katanya.
Berdasarkan pantauan di lokasi bencana, sekitar pukul 10.30 WIB, dua ekskavator telah tiba di tempat itu untuk mendukung pencarian korban. Tim gabungan, dari Basarnas Semarang, Basarnas Bandung, TNI, Polri, Tim SAR Brebes, BPBD Brebes, relawan, dan warga setempat masih terus berupaya melanjutkan pencarian. Satu helikopter Basarnas Bandung dengan para petugasnya terbang di atas lokasi bencana alam untuk memantau situasi di kawasan tersebut.
Editor: Himas Puspito Putra