2 Kelompok Mahasiswa UNS Unjuk Rasa, Soroti Kasus Pemukulan hingga Dugaan Korupsi Rektor
"Ini bukan aksi tandingan, kami mendukung hal-hal yang benar-benar untuk mahasiswa kami mendukung. Tetapi hal-hal yang membuat kegaduhan, korupsi, represif dalam kampus membuat kami prihatin," katanya.
Hadistya mengajak kepada seluruh mahasiswa agar memperjuangkan hal-hal yang dirasa perlu diperjuangkan serta jangan membuat kegaduhan yang tidak seharusnya.
"Jangan mengajarkan narasi kebencian di media sosial. Buatlah kami berdamai dengan semuanya. Kita bergandengan tangan membangun citra, harmonisasi di UNS. Sehingga nanti prestasi kita rasakan, ketentraman kita rasakan," tegasnya.
Sekitar pukul 17:00 WIB, giliran BEM UNS yang menyuarakan pendapatnya terkait kasus-kasus yang terjadi di UNS. Ketua BEM UNS Hilmi Ash-Shiddiq mengungkapkan bahwa unjuk rasa yang dilakukan sebagai wujud dalam kebebasan berpendapat. Kelompoknya tidak menuntut apapun dengan digelarnya aksi tersebut.
"Kami tidak pakai tuntutan. Karena ini aksi massa dan mimbar bebasnya. Kami fokus pada mimbar bebas," katanya pada sela-sela aksi.