Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemuda Pekalongan Ditemukan Tewas di Dalam Rumah dengan Sayatan di Leher, Polisi Olah TKP
Advertisement . Scroll to see content

2 Kali Olah TKP, Polisi Usut Kematian Tragis Pria di Pekalongan dengan Leher Tersayat

Senin, 06 Juli 2026 - 14:03:00 WIB
2 Kali Olah TKP, Polisi Usut Kematian Tragis Pria di Pekalongan dengan Leher Tersayat
Satreskrim Polres Pekalongan mengusut kasus kematian tragis seorang pemuda, warga Desa Kebonsari, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

PEKALONGAN, iNews.id - Satreskrim Polres Pekalongan mengusut kasus kematian tragis seorang pemuda bernama Daniel Faza (20), warga Desa Kebonsari, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng). Untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut, penyidik bahkan telah dua kali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Daniel Faza ditemukan tewas di dalam kamar mandi rumahnya pada Minggu (5/7/2026) siang. Korban pertama kali ditemukan oleh kakak iparnya dalam kondisi telentang dengan luka parah di bagian leher.

Menerima laporan tersebut, petugas Polsek Karangdadap bersama Satreskrim Polres Pekalongan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, memasang garis polisi, serta mengevakuasi jasad korban ke kamar jenazah RSUD Kraton Pekalongan guna menjalani autopsi.

Hasil autopsi yang dilakukan Tim DVI Polda Jateng memastikan korban tewas akibat luka sayatan atau sobekan pada leher yang diduga disebabkan benda tajam. Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa Daniel Faza merupakan korban pembunuhan.

Guna mengungkap pelaku, penyidik kembali mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP kedua. Langkah tersebut dilakukan guna mencari barang bukti tambahan dan petunjuk yang dapat mengarah kepada pelaku.

Selain memeriksa lokasi kejadian, polisi juga telah meminta keterangan kakak korban yang tinggal serumah dan menjadi orang pertama menemukan jasad korban. Sejumlah saksi lain turut diperiksa untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

"Konidisi korban saat ditemukan memang ada luka robek pada leher. Dugaan sementara ini pembunuhan," ujar Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf di lokasi.

Sebelum ditemukan tewas, korban yang bekerja sebagai anak buah kapal diketahui sempat menemui sejumlah orang di teras rumahnya pada Sabtu malam. Polisi kini menelusuri aktivitas terakhir korban sebagai bagian dari penyelidikan.

Hingga kini, Satreskrim Polres Pekalongan masih memburu pelaku dan mendalami motif pembunuhan tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui aktivitas korban sebelum kejadian agar segera memberikan informasi untuk membantu proses penyelidikan.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut