15 Fakta Menarik Resepsi Pernikahan Kaesang-Erina di Solo, Nomor 13 Bikin Gemes dan Heboh
Dia juga berpesan kepada anak cucu untuk selalu menyembah Tuhan Yang Maha Esa agar diberkati dalam hidup berkeluarga. Khusus kepada putra sulung Gibran Rakabuming, Presiden berpesan untuk bisa mengayomi dan menjadi contoh adik-adik.
5. Nyebar Udik-Udik
Prosesi dilanjutkan dengan "nyebar udik udik", tradisi menebarkan atau melemparkan uang logam yang bertujuan untuk membagikan kepada tamu yang hadir dalam hajatan di masyarakat Jawa. Ibu negara Iriana Joko Widodo berjalan dengan membawa sebuah wadah yang kemudian menyebar uang logam yang bercampur dengan bunga.
6. Tradisi Begalan
Selanjutnya upacara dilanjutkan dengan tradisi begalan yang melibatkan langsung masyarakat yang berada di depan kawasan Loji Gandrung. Ratusan orang yang berada di depan Loji Gandrung berkesempatan memperebutkan perabot rumah tangga dalam pikulan yang berada di halaman Loji Gandrung.
7. Kirab Pengantin dari Loji Gandrung ke Pura Mangkunegaran
Rangkaian prosesi ngunduh mantu di akhir dengan kirab pengantin dari Loji Gandrung menuju Pura Mangkunegaran tempat dilaksanakan resepsi tasyakuran. Sebelas kereta kencana yang masing-masing ditumpangi pasangan Kaesang-Erina, orang tua kedua pengantin, serta kerabatnya.
8. Pesta Rakyat Gelar 9 Panggung Hiburan
Selain prosesi pernikahan adat Jawa, pesta rakyat juga digelar di sepanjang rute kirab pengantin. Sembilan panggung hiburan rakyat disiapkan di sepanjang jalur kirab tasyakuran Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, mulai dari rumah dinas Wali Kota Surakarta, Loji Gandrung, hingga tempat resepsi di Pura Mangkunegaran. Sembilan panggung tersebut tersebar di sepanjang Jalan Slamet Riyadi hingga Jalan Diponegoro yang menuju Pura Mangkunegaran.