Meskipun ratusan warga diberikan antibiotik, dia menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak khawatir terhadap penyebaran penyakit tersebut. Dewi mengatakan, saat ini semua puskesmas di Gunungkidul telah disediakan antibiotik untuk antraks
“Masyarakat tidak perlu khawatir, karena belum ada kasus dari penelitian yang menyebutkan penularan antraks dari manusia ke manusia,” ujarnya.
Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Wonosari, Triyani Heni Astuti menjelaskan, 12 warga yang diduga terkena penyakit antraks masih menjalani perawatan intensif. Ke-12 korban itu terdiri atas 11 warga Desa Gombang, Kecamatan Ponjong dan 1 warga Kecamatan Semanu.
“Namun kami sampai saat ini belum dapat mengetahui secara pasti terkait dengan penyakit yang diderita oleh pasien. Sebab, hasil uji lab yang dilakukan di Bogor hingga kini belum keluar. Sementara masih suspect," katanya.
Editor: Kastolani Marzuki