Yosef Ternyata Tak Dapat Jatah dari Yayasan Korban Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
Saat ini Yoris menjabat sebagai ketua yayasan keluargnya tersebut. Sementara ayahnya tidak diperankan untuk memiliki jabatan strategis. Hal itu karena kondisi yayasan sempat bermasalah saat dikelola oleh Yosef bersama istri mudanya, terutama dalam pengelolaan keuangan. Kondisi pengelolaan keuangan yayasan kembali membaik setelah diambil alih oleh keluarga dari Tuti, bersama Yoris dan Amalia.
"Kalau butuh uang ya begitu, minta ke Amel. Dari yayasan si Papah gak dapat," tutur Yoris.
Ditanya soal sumber keuangan untuk memenuhi kebutuhan ayahnya dengan isri mudanya Mimin, Yoris mengaku tidak tahu. Dia hanya tau, ayahnya tidak mendapatkan jatah honorarium dari yayasan keluarga. Bahkan, soal tudingan ayahnya Yosef yang memiliki banyak uang lantaran memiliki hobi main golf, menurut Yoris itu tidak betul. Mobil Alphard untuk keluarga juga bukan hadiah dari sang ayah.
Yoris menceritakan, mulai aktif ikut mengurusi yayasan keluarga sejak tahun 2013. Hanya saja dia tidak langsung duduk sebagai ketua yayasan. Saat itu jabatan ketua masih dipegang oleh ayahnya Yosef. Sampai pada 2016/2017, jabatan ketua yayasan dipercayakan kepada Yoris.
"Saya baru masuk 2013, dari tata usaha, administrasi, sambil belajar lah gitu. 2018 itu almarhumah Amel dan Mamah mulai ikut mengurus. kemajuannnya signifikan, terutama pencatatan keuangan. Guru-guru juga yang sebelumnya gajihan tiga bulan sekali, jadi satu bulan sekali,” tutur Yoris.
Editor: Asep Supiandi