Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Bulan Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Yoris dan Danu Didampingi 10 Pengacara
Advertisement . Scroll to see content

Yosef Diperiksa 8 Jam soal Alibinya saat Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang  

Jumat, 22 Oktober 2021 - 08:39:00 WIB
Yosef Diperiksa 8 Jam soal Alibinya saat Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang  
Rohman Hidayat (kiri) mendampingi Yosef Hidayah (berpeci) saat pemeriksaan lanjutan kasus di Mapolres Subang. (Foto: Yudy Heryawan Juanda)
Advertisement . Scroll to see content

SUBANG, iNews.id - Yosef Hidayah mendapat pemeriksaan polisi lebih detail dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang. Suami almarhumah Tuti Suhartini sekaligus ayah dari Amalaia Mustika Ratu ini diperiksa hingga delapan jam di Mapolres Subang, Kamis (21/10/2021).

Dalam pemeriksaan yang ke 14 kalinya itu, Yosef dicecar dengan 15 hingga 20 pertanyaan seputar aktivitasnya pada saat sebelum dan setelah terbunuhnya Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu di Kampung Jalan Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang pada 18 Agustus 2021 lalu.

Menurut Rohman Hidayat selaku kuasa hukum Yosef, pemeriksaan kali ini hanya mengulang pemeriksaan sebelumnya. Namun pemeriksaan kali ini lebih detil. Bahkan alibi kliennya kini lebih kuat karena ada saksi lain yang melihat mendengar dan menyaksikan ketika Yosef berangkat dari rumah korban dan pulang kembali.

"Tadi kita banyak ngobrol atau diskusi dengan penyidik. Pemeriksaan ini sebatas melengkapi secara detail atas pertanyaan-pertanyaan sebelumnya. Pertanyaan secara detail pada tanggal 17 Agustus malam dan 18 Agustus pagi," kata Rohman.

Alibi kliennya semakin kuat karena kepergian Yosef dari rumah pada malam sebelum istri dan anaknya meninggal ada yang menyaksikan. Begitu pula saat paginya ketika akan berangkat ke Kampung Ciseuti, Desa Jalancagak juga ada saksi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut