Wow Keren, Masjid Syaikh 'Ajlin Rancangan Ridwan Kamil Dibangun di Palestina
Rencananya, kata Kang Emil, pembangunan masjid ini akan menelan anggaran Rp20 miliar. Saat ini, dana yang telah masuk sebesar Rp2,08 miliar yang berasal dari Pemprov Jabar dan Rp1,97 miliar dari Wakaf Salman.
"Karena itu saya titip, mari atas nama kemanusiaan dan ukhwah Islamiah kita bantu sedekah infak langsung dan digital untuk menggenapkan kemuliaan seluruh pembangunan ini," ucapnya.
Disinggung penunjukkan dirinya sebagai arsitek masjid tersebut, Kang Emil menerangkan bahwa hal itu sebenarnya dilakukan saat dirinya masih menjabat Wali Kota Bandung.
"Sebelum menjadi kepala daerah, saya adalah seorang arsitek dan dakwah saya dengan mendesain infrastuktur, dengan imajinasi saya, saya ingin mengembalikan kebanggaan warga Palestina," katanya.
Di tempat yang sama, Direktur Aman Palestin Indonesia, Miftahuddin Kemal menjelaskan, Masjid Syaikh 'Ajlin mulai dibangun 1957 silam di perkampungan Syaikh 'Ajlin yang berada di tepi pantai. Masjid tersebut sempat direnovasi berkali-kali. Namun, pada 2014, masjid tersebut hancur lebur akibat serangan Israel.
"Nama masjid dinisbatkan kepada tokoh mujahiddin, ahli syariah, alim ulama, dan ahli tassawuf. Bayangkan, ketika masjid tersebut hancur lebur oleh Israel, orang-orang salat di tenda darurat, mereka juga salat di bawah pasir pantai di bawah terik matahari dan di bawah guyuran hujan," ujarnya.
"Jadi pengakuan dari warga kampung Syaikh 'Ajlin, masjid ini dipenuhi jamaah yang sampai jumlahnya ribuan saat musim panas. Masjid ini kebanggan bangsa Indonesia," ucapnya.
Editor: Asep Supiandi