Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Puluhan WNI jadi Korban Penipuan Kerja di Kamboja, Disiksa hingga Tak Digaji 
Advertisement . Scroll to see content

WNI Disekap dan Disiksa di Kamboja, Korban: Kami Dipukuli dan Disetrum

Selasa, 02 Agustus 2022 - 07:54:00 WIB
WNI Disekap dan Disiksa di Kamboja, Korban: Kami Dipukuli dan Disetrum
Ilustrasi penyiksaan. (foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 62 warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja. Di penampungan, para korban disiksa oleh pengelola perusahaan Online Scammer di Sihanoukville, Kamboja, yang merupakan sindikat itu.

Kekerasan yang dialami korban investasi bodong di Kamboja tersebut, menyisakan trauma besar. RY adalah salah satu korban yang sampai saat ini tidak mampu bercerita utuh tentang penyiksaan yang dialami WNI selama dalam penyekapan.

Trauma berat yang dialami RY tergambar jelas saat dia mengikuti konferensi pers daring ‘Darurat PMI di Kamboja’ yang digagas Migrant CARE pada Senin (1/8/2022). Mendapatkan kesempatan untuk berbagi pengalaman dengan peserta zoom, suara RY yang sudah kembali ke Tanah Air, terdengar cukup emosional.

“Memang di sana banyak pekerjanya orang Indonesia. (Para korban) dijanjikan gaji yang luar biasa (besar), namun hasilnya nol. Mereka tidak mencapai target, dijualbelikan, dipukul, disetrum, kopernya dibakar. Jika tidak, bayar denda,” kata RY di awal ceritanya.

Namun, RY tidak mampu menceritakan pengalaman pahitnya secara detail dan utuh. Baru berjalan sekitar 1 menit, suara RY menghilang. Seakan-akan RY ingin menyampaikan bahwa pengalamannya sangat berat untuk ditanggung. “Masih trauma lah membayangkan kerja di sana,” ujar RY, sebelum akhirnya terhenti bercerita. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut