Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolda Jabar Atensi Kasus Warga Sukabumi Jadi Korban Salah Tangkap dan Disiksa Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Warga Sukabumi Korban Salah Tangkap dan Disiksa: Saya Disuruh Ngaku dan Dianiaya

Senin, 13 November 2023 - 18:59:00 WIB
Warga Sukabumi Korban Salah Tangkap dan Disiksa: Saya Disuruh Ngaku dan Dianiaya
B, warga Sukabumi, korban salah tangkap dan disiksa polisi, berjabatan tangan dengan Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede. (FOTO: ILHAM NUGRAHA)
Advertisement . Scroll to see content

SUKABUMI, iNews.id - Kasus warga Kampung Lebaklarang, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, jadi korban salah tangkap dan disiksa polisi, tengah menjadi sorotan masyarakat. B mengaku ditangkap dan dipaksa mengaku membobol minimarket.

Di hadapan Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede, korban B menceritakan peristiwa yang dialaminya pada Kamis (9/11/2023) malam itu.

Kejadian berawal saat B bersama istri dan kedua anaknya baru pulang dari Banten. Karena kelelahan, B menepi dan beristirahat di tepi jalan, depan minimarket di Kampung Simpenan RT 04/ 10, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (8/11/2023) dini hari. 

Di dalam mobil Toyota Avanza, B tidur selama 1 jam. Sekitar pukul 04.00 WIB, B bersama istri dan kedua anaknya, pulang. 

Keesokan harinya, Kamis (9/11/2023), korban B datang ke Simpenan membawa cabai. B merupakan bandar cabai yang kerap memasok komoditas itu ke pasar Simpenan. Saat berada di Simpenan, B menerima telepon dari keluarga tengah dicari polisi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut