Warga Positif Covid-19 di Desa Panyindangan Garut Bertambah Lagi Jadi 53 Orang
Dia menyampaikan, petugas medis di lapangan dengan keterbatasan personel terus berupaya melakukan tes usap terhadap warga yang diketahui kontak fisik dan mengeluhkan gejala terganggunya penciuman. Ini untuk mendeteksi penularan wabah Covid-19 di kampung itu.
Selama ini warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 menunjukkan gejala ringan. Tidak ada yang harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih intensif.
"Sementara belum ada yang dirujuk ke rumah sakit, rata-rata gejala ringan, seperti hilang penciuman dan beberapa juga ada yang demam," katanya.
Lonjakan kasus positif Covid-19 di kampung itu terjadi setelah melewati musim libur hari raya. Selama Lebaran, banyak orang beraktivitas di luar rumah dan berkerumun tanpa mematuhi protokol kesehatan.
"Kasus ini memang susah dipastikan dari mananya, tapi perkiraan masih merupakan dampak aktivitas selama Lebaran. Kami juga tak bisa memastikan, apalagi ini sudah menyebar," katanya.