Warga Padati Pasar dan Toserba Abaikan Prokes Covid-19 Juga Terjadi di Ciamis
Budi, pedagang busana muslim, sarung, mukena, dan gamis ini mengaku, penjualannya meningkat dua kali lipat jika dibandingkan tahun lalu. "Penyebabnya, tahun ini pemerintah tidak membatasi jam buka Pasar Manis Ciamis, tidak seperti tahun sebelumnya saat PSBB," kata Budi.
Lonjakan jumlah pembeli kebutuhan Lebaran pun terpantau di toko serba ada (toserba) di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Suasana di toserba itu tampak dipadati antrean warga yang membeli kebutuhan Lebaran. Kue kaleng dan sirup banyak diburu warga untuk persiapan Lebaran.
Meski sebagian area masih terpantau ada kerumunan di antrean di kasa, namun pihak keamanan selalu memperingatkan pengunjung untuk mematuhi protokol kesehatan.
Pihak toserba juga menambah tenaga kasir sebanyak 38 menjadi 58 orang untuk mempercepat proses pembayaran. "Diperkirakan, pekan ini diprediksi puncak dari aktivitas belanja kebutuhan Lebaran sebelum diberlakukannya penyekatan," kata Manager Affairs Toserba Yogya Ciamis Yudho.
Berdasarkan pantauan pihak toserba, sebagian besar pengunjung ini pemudik yang sudah pulang kampung lebih awal. Untuk menghindari lonjakan pengunjung, pihak toserba juga menyediakan layanan belanja online melalui WhatsAap bagi masyarakat Ciamis.
Editor: Agus Warsudi