Warga Majalengka Terancam Hukuman Mati, Keluarga: Pak Jokowi Kami Mohon Pertolongan
Mendengar penjelaskan itu, jelas Enung, membuat adiknya merasa bahagia. Namun kebahagiaan Nenah itu tidak bertahan lama. Alih-alih segera dinikahkan, dia justru dibawa petugas polisi setempat.
“Ternyata bohong, majikan perempuan itu. Tiba-tiba nelepon polisi, adik saya diborgol, dibawa, dipukuli disuruh ngaku telah membunuh, dan zina. Padahal demi Alloh demi Rosulullah, kata adik saya, saya tidak melakukan itu," ucap dia.
Di tengah upayanya agar Nenah bisa lepas dari hukuman dan pulang kampung, Enung mengaku dirinya bersama keluarga di rumah pun mendapat musibah.
“Siapa yang mau menolong adik saya. Saya sudah tertipu berkali-kali sama orang yang akan menolong, tapi tidak satupun yang menolong adik saya. Kami mohon kepada semua perwakilan KBRI, KJRI dan sama Bapak Presiden Bapak Joko Widodo, kami mohon pertolongan,” ujar dia.
Editor: Asep Supiandi