Warga Majalengka Resah, Terpasang Spanduk Provokatif di Pasar Mambo
Saat ini, Satpol PP Majalengka telah menurunkan spanduk tersebut. Camat Majalengka Andik Sujarwo memastikan bahwa spanduk-spanduk itu dipasang oleh kelompok di luar paguyuban pedagang di Pasar Mambo.
"Kalimat-kalimat yang ada di tulisan itu kan cenderung provokatif, semacam hasutan. Setelah kami tanya masyarakat sekitar, tidak dilakukan oleh paguyuban di sini. Nah ini oleh orang yang tidak dikenal," kata Andik.
Andik mengemukakan, proses penataan pedestrian jalan sepenuhnya bertujuan untuk lebih memperindah kawasan tersebut. Dia memastikan para Pedagang Kaki Lima (PKL) tidak akan diabaikan dengan penataan tersebut.
"Ini untuk kesejahteraan dan sama sekali tidak menyengsarakan masyarakat, juga pedagang kaki lima. Kalau mau komunikasi, silakan datang saja ke instansi berwenang. Kalau seperti ini kan kurang elok," ujarnya.
Editor: Agus Warsudi