Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral! Balita Meninggal Diduga Terlambat Rujukan, Ini Penjelasan RSUD Syekh Yusuf Gowa
Advertisement . Scroll to see content

Warga Gempar, Anak TK di Tasikmalaya Diduga Diculik Pria Tak Dikenal dan Terekam CCTV

Selasa, 08 Oktober 2019 - 18:04:00 WIB
Warga Gempar, Anak TK di Tasikmalaya Diduga Diculik Pria Tak Dikenal dan Terekam CCTV
Kamera CCTV yang merekam seorang pria diduga membawa korban naik angkot 05 dari depan sebuah minimarket di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (8/10/2019). (Foto: iNews/Asep Juhariyono)
Advertisement . Scroll to see content

TASIKMALAYA, iNews.id – Warga Kota Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), digemparkan dengan dugaan penculikan seorang anak TK berusia 5 tahun oleh pria tak dikenal, Selasa (8/10/2019). Aksi seorang pria yang membawa anak naik ke angkot tersebut terekam kamera CCTV sebuah minimarket.

Korban diketahui bernama Yumazada Zaira yang akrab dipanggil Yuma, warga Layungsari Dadadaha, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Anak tersebut hilang di sekitar Jalan Rumah Sakit, tepatnya di Gang Cinta Rasa yang berada di samping sebuah minimarket. Kabar dugaan penculikan korban saat ini telah viral  lewat pesan WhatsApp dan media sosial Facebook.

Tante korban, Pupun Purmayati mengatakan, informasi dari orang tua Yuma, kejadian berawal saat korban akan berangkat sekolah pada Selasa pagi tadi. Korban bahkan belum sempat pakai kerudung.

Biasanya, korban biasanya diantarkan orang tuanya ke sekolah dengan sepeda motor. Namun, tidak seperti biasanya, tadi pagi korban meminta jajan terlebih dahulu di belakang rumah dan diizinkan orang tuanya.

Karena korban sudah cukup lama pergi dan belum juga kembali, orang tuanya mencari korban ke warung. Namun, mereka tidak menemukannya. “Ditanya ke warung, kata yang punya warung, Yumanya enggak ada ke warung,” kata Pupun.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut