Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dana Desa 2022 untuk Atasi Kemiskinan Ekstrem Akibat Pandemi
Advertisement . Scroll to see content

Wapres Ma'ruf Amin Sebut 5 Daerah di Jabar Jadi Prioritas Penuntasan Kemiskinan Ekstrem

Rabu, 29 September 2021 - 15:09:00 WIB
Wapres Ma'ruf Amin Sebut 5 Daerah di Jabar Jadi Prioritas Penuntasan Kemiskinan Ekstrem
Wapres Ma'ruf Amin saat memberikan keterangan seusai Rapat Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (29/9/2021). (Foto: iNews.id/Agung Bakti Sarasa)
Advertisement . Scroll to see content

Untuk tahun ini, pemerintah fokus mengatasi kemiskinan ekstrem di tujuh provinsi, yakni Jabar, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, dan Papua Barat. 

"Di Jabar ada lima kabupaten yang kita harapkan akhir Desember bisa menyelesaikan kemiskinan ekstrem," ujarnya. 

Lebih lanjut Ma'ruf mengatakan, dalam penanggulangan kemiskinan ekstrem, pemerintah menerapkan dua pola penanggulangan, yakni lewat program perlindungan sosial dan pemberdayaan. 

Melalui rapat koordinasi dengan Pemprov Jabar bersama lima pemerintah kabupaten di Jabar itu, kata Ma'ruf, pihaknya berupaya melakukan berbagai sinkronisasi, terutama data warga miskin penerima program penanggulangan kemiskinan ekstrem. 

"Anggaran sudah cukup, tinggal kita upayakan tepat sasaran. Ini seringkali jadi masalah yaitu data penerima," katanya.

Diketahui, sehari sebelumnya, Ma'ruf juga telah memimpin rapat koordinasi secara virtual dengan para gubernur dari 7 provinsi prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem 2021, yakni Gubernur Jabar, Jateng, Jatim, NTT, Maluku, Papua, dan Papua Barat beserta 35 bupati dari ketujuh provinsi tersebut.

Sebagai informasi, dari lima kabupaten di Provinsi Jabar yang menjadi prioritas penanganan kemiskinan ekstrem tahun ini, total jumlah penduduk miskin ekstrem mencapai 460.327 jiwa dengan total jumlah rumah tangga miskin ekstrem sebanyak 107.560 rumah tangga. 

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut