Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi
Advertisement . Scroll to see content

Wali Kota Ingin Penanganan Banjir di Bandung Lebih Komprehensif

Selasa, 27 November 2018 - 17:36:00 WIB
Wali Kota Ingin Penanganan Banjir di Bandung Lebih Komprehensif
Wali Kota Bandung Oded M Danial meninjau lokasi pemukiman warga di kawasan Jalan Pagarsih yang terdampak banjir. (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

"Kami akan cari formulasi seperti apa pilihan yang tepat. Dulu basement air itu bagian dari solusi. Kalaupun ada aspirasi harus dikaji dulu," bebernya.

Contohnya, Pemkot Bandung sekarang ini tengah merampungkan kolom retensi Sirnaraga sebagai penahan air Sungai Citepus. Kalau tak ada hambatan, awal Desember besok sudah bisa beroperasi.

"Kita kan punya danau retensi Sirnaraga. Kalau sudah efektif semoga jadi bagian dari solusi," himbaunya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, Arif Prasetya menyatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan banjir. Di antaranya tinggi debit air, penyempitan dan pendangkalan sungai.

"Ini yang perlu dibicarakan dengan daerah lain di Bandung Raya. Harus duduk bersama bagaimana penanganannya," ujar dia.

Menyinggung basement air di Pagarsih, menurutnya, sudah efektif karena sesuai fungsinya dan berjalan normal. Banjir pada Senin (26/11/2018) lalu, kata Arief, akibat debit air berlebih akibat hujan turun dari pagi sampai sore hari.

"Kami pun sedang memikirkan solusi untuk membagi aliran air Citepus. Selain ke kolam retensi Sirnaraga, kami usahakan dibagi ke arah sungai di Ciroyom," jelasnya.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut