Waduh, Serapan Anggaran OPD di Pemkot Cimahi Baru 10 Persen
Dia menilai, ada sejumlah faktor yang membuat kinerja Pemkot Cimahi era Plt Wali Kota Ngatiyana terkesan lamban. Salah satunya ada kesalahpahaman yang terjadi di internal eksekutif. Seharusnya pada kondisi seperti ini hal itu tidak terjadi meskipun Cimahi bukan dipimpin wali kota definitif.
"Bukan berarti gak ada wali kota definitif, pembangunan jadi stagnan. Ada transformasi dari pimpinan ke OPD kurang tegas," ujarnya.
Jika kondisi ini tidak ada perubahan, Enang pesimistis target pembangunan khusus yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2017-2022 yang merupakan program pasangan Ajay M Priata bersama Ngatiyana bakal terealisasi di sisa waktu yang ada.
"Kalau seperti ini saya pesimis RPJMD bakal tercapai. Kan tahun depan juga sudah mau habis periodenya," ucapnya.
Editor: Asep Supiandi