Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komplotan Pencuri Besi Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Tujuh Orang Masih Diburu
Advertisement . Scroll to see content

Waduh, Besi Cetakan Cor Proyek KCJB Berjatuhan ke Permukiman Warga di KBB

Rabu, 10 November 2021 - 11:40:00 WIB
Waduh, Besi Cetakan Cor Proyek KCJB Berjatuhan ke Permukiman Warga di KBB
Warga menunjukkan besi bekisting atau besi cetakan untuk pengecoran proyek KCJB yang berjatuh ke permukiman warga di  kompleks Lembah Teratai, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, KBB. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Sejumlah besi bekisting atau besi cetakan untuk pengecoran proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) tiba-tiba berjatuh. Kejadian itu terjadi di permukiman warga kompleks Lembah Teratai, RT 4/12, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Informasi yang berhasil dihimpun dari warga, besi bekisting itu jatuh dari girder KCJB dengan ketinggian sekitar 20 meter. Kejadiannya terjadi pada Selasa (9/11/2021) sekitar pukul 17.00 WIB dan diduga karena kecerobohan pelaksanaan proyek. Sebab saat itu tidak sedang hujan atau ada angin kencang. 

"Gak lagi hujan dan gak ada angin kencang, tiba-tiba besi bekisting itu pada jatuh. Kalau dihitung mungkin ada sekitar 50 lembar," sebut Ketua RT 4, kompleks Lembah Teratai, Yulianto saat dihubungi, Rabu (10/11/2021).

Menurutnya besi-besi bekisting itu jatuh dekat permukiman warga, bahkan tepat di jalan umum yang biasa dilalui warga Lembah Teratai. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena saat besi itu jatuh kondisi jalan di bawahnya sedang sepi. 

Diduga kuat, insiden tersebut karena kecerobohan pelaksanaan proyek yang tidak teliti dan mengencangkan besi penahan coran tersebut setelah tidak digunakan. Dirinya meminta hal itu jadi perhatian pihak pelaksana proyek karena sangat membahayakan. Apalagi lokasinya dekat dengan permukiman dan jalan umum yang ramai lalu lalang kendaraan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut