Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Warga Garut Kembali Terjangkit Difteri, Dirawat Intensif di RSUD dr Slamet
Advertisement . Scroll to see content

Wabah Difteri di Garut, 72 Orang Kontak Erat dengan Pasien Diperiksa

Kamis, 23 Februari 2023 - 10:34:00 WIB
Wabah Difteri di Garut, 72 Orang Kontak Erat dengan Pasien Diperiksa
Sekretaris Dinkes Garut Leli Yuliani. (FOTO: ANTARA)
Advertisement . Scroll to see content

"Kami belum dapat memastikan apakah penyebab kematian tersebut adalah difteri, karena belum sempat diperiksa melalui pemeriksaan laboratorium," ujar Leli Yuliani.

Sekretaris Dinkes Garut menuturkan, saat ini, dinkes masih menunggu hasil laporan uji laboratorium terhadap 72 orang, jika sudah diketahui terjangkit difteri maka secepatnya akan melakukan langkah cepat dan tepat dalam mengatasi pasien difteri.

Sementara, kata dia, laporan dari pihak laboratorium ada dua orang berusia tujuh tahun dan remaja 19 tahun yang positif, jadi seluruhnya menjadi lima orang terjangkit difteri.

"Kami menerima laporan dari Labkesda Provinsi Jawa Barat ada penambahan tiga orang yang terkonfirmasi positif, jadi jumlah sampai hari ini lima orang," katanya.

Pemkab Garut telah menerbitkan Surat Keputusan Bupati Garut tentang Penetapan Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit difteri selama 10 bulan atau sampai November 2023.

Pemkab Garut juga akan melakukan vaksinasi massal kasus difteri terhadap anak-anak, salah satunya dengan mendatangi sekolah-sekolah.

Diberitakan sebelumnya, tiga orang, satu dewasa dan dua anak-anak dari Kecamatan Pangatikan dan Tarogong Kidul dirawat intensif di RSUD dr Slamet karena mengalami gejala difteri. Mereka diisolasi di ruang Cempaka Atas.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut