Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia Lambat, Pemkot Bandung Minta Jemput Bola
BANDUNG, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menginstruksikan kewilayahan agar dapat melakukan jemput bola menyusul lambatnya progres vaksinasi Covid-19 bagi lansia. Pasalnya, pelaksanaan vaksinasi tersebut baru terealisasi 32 persen.
"Karena (lansia) tidak serta merta mau, tapi bisa juga. Karena kemarin cukup banyak, yang bersangkutan mau tapi ternyata punya komorbid yang harus dinormalkan dahulu dalam jangka waktu tertentu, tidak bisa dalam waktu singkat," kata Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Minggu (30/5/2021).
Dia mencontohkan, lansia yang punya gula darah yang tinggi atau tekanan darah yang tinggi, secara aturan tidak boleh divaksin. Itu yang yang membuat proses vaksinasi kepada lansia ini tidak secepat kepada sasaran sasaran lain.
Yana mengaku telah berdiskusi dengan Dinas terkait dan Kewilayahan untuk melakukan proses jemput bola pada pelaksanaan vaksinasi untuk lansia, agar dapat mempercepat target 100 persen.
"Jadi di kewilayahan, misalkan satu kelurahan ada 20 atau 30 lansia, di satu tempat kita siapkan juga untuk pascanya. Karena memang lansia punya risiko yang jauh lebih tinggi sehingga kita minta UGD mini," ujarnya.