Update Kasus Pembunuhan Bos Plastik di Astanaanyar Bandung, Polisi Cek Ulang TKP
Berdasarkan pengakuan istrinya, Lenny Sukmwajiaya, korban terakhir sekitar pukul 07.00 WIB terlihat masih tidur. Lenny kemudian berangkat ke toko di kawasan Cibadak, Kota Bandung.
Sekitar pukul 07.00 WIB, tiga karyawan, Ahmid, Oki Gunawan, dan Ahmad Yani datang ke ruko. Mereka membersihkan mobil boks di depan rumah, lokasi penemuan jasad korban Sulaeman. Saat itu, ruko dalam keadaan terkunci gembok dari luar.
Pukul 08.00 WIB, tiga karyawan Ahmid, Oki, dan Ahmad Yani, berangkat ke toko plastik di Jalan Cibadak. Di toko plastik, tiga karyawan itu tak bertemu dengan korban.
Sekitar pukul 09.30 WIB, istri Lenny menelepon korban Sulaeman melalui telepon seluler. Tetapi, panggilan telepon itu tak mendapatkan jawaban. Kemudian pukul 17.00 WIB, Lenny pulang ke rumahnya di Jalan H Kurdi Nomor 75 RT 12/01, Kelurahan Karasak, Astanaanyar.
Saat tiba, Lenny melihat pintu rolling door ruko dalam keadaan tertutup dan terkunci gembok dari luar. Lenny membuka gembok menggunakan kunci cadangan. Setelah pintu teralis terbuka, Lenny terkejut saat mendapati suaminya telah tewas bersimbah darah.
Kunci ruko di Jalan H Kurdi, Kelurahan Karasak, yang ditinggali korban dipegang oleh tiga orang. Selain korban Sulaeman, kunci ruko juga dipegang oleh istrinya Lenny dan anak mereka Iwan Sanjaya.
Saksi Lenny lantas melapor ke polisi. Tak lama kemudian, petugas tiba di lokasi kejadian dan mendapatkan korban Sulaeman dalam posisi duduk menyender di rak besi. Saat ditemukan, korban mengenakan kaus dan celana pendek hitam. Di depan tubuh korban terdapat kardus dan kursi rusak.
Editor: Agus Warsudi