Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mahasiswi Cantik di Bandung Diduga Lakukan Penipuan Modus Arisan, Ini Kata Rektor Unisba
Advertisement . Scroll to see content

Unisba Kedepankan Mediasi terkait Kasus Mahasiswi Cantik Diduga Nipu Modus Arisan Bodong

Jumat, 03 November 2023 - 17:11:00 WIB
Unisba Kedepankan Mediasi terkait Kasus Mahasiswi Cantik Diduga Nipu Modus Arisan Bodong
Rektor Unisba Prof Edi Setiadi menegaskan Unisba mengedepankan mediasi untuk menyelesaikan kasus dugaan penipuan yang melibatkan mahasiswi. (FOTO: iNews/ERVAN DAVID)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Universitas Islam Bandung (Unisba) mengedapkan mediasi untuk menyelesaikan kasus dugaan penipuan modus arisan bodong yang dilakukan JZF (20), mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unisba. Unisba telah mempertemukan kedua belah pihak, pelaku dan para korban.

"Kami tidak tinggal diam karena sebagian korban mahasiswa kami dan pelaku juga mahasiswa kami. Tentu kami harus melakukan upaya-upaya, salah satunya mediasi," kata Rektor Unisba Prof Edi Setiadi di Rektorat Unisba, pada Jumat (3/11/2023).

Prof Edi Setiadi menyatakan, dari mediasi yang dilakukan, pelaku berjanji mengembalikan uang yang disetorkan para korban. Dari mediasi yang dilakukan pula, terungkap fakta total kerugian tidak mencapai angka Rp1,9 miliar. Sebagian dana peserta arisan telah dikembalikan oleh pelaku JZF.

"Menurut investigasi kami, itu nilai (kerugian para korban) tak mencapai angka miliaran ya karena mungkin sebagian sudah diberikan kepada peserta," ujar Prof Edi Setiadi.

Rektor Unisba menuturkan, kasus ini ranah perdata karena sudah ada kesepakatan dari pelaku untuk mengembalikan uang korban. Namun, jika masuk proses hukum pidana, Unisba telah menyiapkan sejumlah sanksi kepada pelaku JZF. Jika menjadi tersangka pidana, Unisba akan memberikan sanksi berupa skorsing. Namun Unisba tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut