Uang Tabungan Siswa Tidak Dikembalikan Sekolah, Orang Tua di Cijulang Pangandaran Resah
Sementara itu, Asep Marpu, orang tua siswa SDN 1 Cijulang mengatakan, kasus serupa juga terjadi di SDN 1 Cijulang. Uang tabungan siswa yang belum dikembalikan sekolah sebesar Rp106 juta. Namun saat ditagih, pihak sekolah tidak memberikan penjelasan.
"Saya sudah mempertanyakan kejelasan tabungan anak yang sampai sekarang tidak dikembalikan sedikit pun. Saya tanya ke guru, katanya sekolah tidak ada uang. Terus saya tanya lagi, terus di mana uang saya. Guru bilang uangnya ada di Koperasi Tugu. Saya tanya lagi, kapan uang saya akan dikembali. Mereka bilang, Koperasi Tugu tidak ada uang, menunggu penjualan bangunan," kata Asep Marpu.
Kasatreskrim Polres Pangandaran AKP Luhut Sitorus mengatakan, sudah menerima laporan polisi dari orang tua siswa SDN 1 Cijulang terkait uang tabungan siswa. Saat ini, penyidik masih menyelidiki kasus itu.
"Pelapor baru satu orang namun ada juga dalam patroli siber kami dapatkan di SD lain yang orang tuanya merasa tertipu sehingga kami buatkan laporan informasi untuk kros cek dan melakukan penyelidikan terhadap perkara tersebut," kata Kasatreskrim Polres Pangandaran.
Sampai saat ini, ujar AKP Luhut Sitour, kasus tabungan siswa bermasalah baru ditemukan terjadi di 2 SDN. Penyidik akan mengembangkan penyelidikan untuk mengetahui penyebab uang tabungan siswa itu tidak dikembalikan.
Saat hendak dimintai konfirmasi terkait masalah uang tabungan siswa, Kepala SDN 2 Kondangjajar tidak ada di tempat.
Editor: Agus Warsudi