Tuai Kritikan soal Miskin Ekstrem, Pemkab Karawang Evaluasi Penanganan Kemiskinan
"Soal data kemiskinan ekstrem BPS di daerah hanya mengirimkan 1.040 sampel rumah tangga, dan pendapatan perkapita per hari setiap orang. Selanjutnya data tersebut dianalisis oleh provinsi kemudian dihasilkan data itu dari pusat yakni Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K)," kata Kepala BPS Karawang, Budi Cahyono, Senin (4/10/2021).
Menurut Budi, dari pemaparan TNP2K ada dua kategori kemiskinan di Indonesia, yakni miskin dan miskin ekstrem. Perbedaan dua kategori miskin itu dari indikator pendapatan perkapita per harinya. Itu juga disesuaikan dengan inflasi yang berlaku.
Sesuai hasil paparan disebutkan miskin ektrem itu yang memiliki pendapatan di bawah 1,9 USD atau setara dengan Rp11.000 per harinya. Untuk data Kemiskinan Ekstrem di Karawang sendiri pihaknya mengakui hanya dimiliki oleh TNP2K.
"Kami hanya mengumpulkan data, dan hasilnya diolah di pusat," ucapnya.
Editor: Asep Supiandi