Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ridwan Kamil Tunggu Presiden Deklarasikan Pandemi Covid-19 Jadi Endemi
Advertisement . Scroll to see content

Tren Kasus Covid-19 di Jabar Masih Fluktuatif, Tertinggi pada 24 Februari 2022

Jumat, 04 Maret 2022 - 07:04:00 WIB
Tren Kasus Covid-19 di Jabar Masih Fluktuatif, Tertinggi pada 24 Februari 2022
Ilustrasi Covid-19. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Dewi Sartika berharap, kondisi fluktuatif ini segera berakhir dan kasus Covid-19 di Jabar bisa terus menurun. Namun Dewi belum bisa memberikan jawaban pasti saat ditanya kasus harian Covid-19 di Jabar pada 2022 ini telah melewati puncaknya atau belum. "Mudah-mudahan kurvanya mengecil dan (puncaknya) sudah terlewati," ujar Dewi. 

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan bahwa kasus harian Covid-19 di Provinsi Jabar menunjukkan tren yang menurun.
 
"Covid alhamdulillah setelah berhari-hari kemarin ranking satu, kemarin kami sudah turun ya. Terakhir kemarin di 3.000-an (kasus) sekian dari sebelumnya belas belas (ribuan)," kata Ridwan Kamil seusai peresmian Jalan Prof Mochtar Kusumaatmadja di kawasan Jalan Surapati, Kota Bandung, Selasa (1/3/2022). 

Bahkan, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu memprediksi, pertengahan Maret 2022, jumlah kasus Covid-19 di Jabar semakin turun. "Feeling kami, pertengahan Maret kalau perhitungan matematis ya, itu tren turun kita akan sangat baik, sehingga yang penting warga tolong titip prokes," ujarnya.

Kang Emil menuturkan, Pemprov Jabar tengah menunggu pengumuman dari pemerintah pusat terkait perubahan kondisi pandemi menjadi endemi Covid-19.

"Endemi itu artinya penyakit tidak hilang, tapi orang tidak perlu lagi panik seperti pandemi. Seperti kalau anda kena (terpapar Omicron), kayak flu kan? Ketika makan obat dan istirahat nanti sembuh. Nah Covid nanti akan begitu karena di Omicron tingkat fatalitasnya hanya 2 kali lipat dari flu, kalau Delta 3 kali lipat makanya yang fatal meninggal banyak," tutur Kang Emil. 

Menurut Kang Emil, saat ini, pasien Covid-19 di Jabar umumnya dapat sembuh hanya dalam waktu dua hingga empat hari. Bahkan, kata Kang Emil, 96 persen pasien Covid-19 di Jabar kini cukup dirawat di rumah. 

"Nah itulah fase endemi. Artinya, tinggal pengumuman proklamasi kapan, kalau sudah proklamasi kita gak pakai masker lagi. Berarti menyatakan si Covid sudah sama kayak flu. Tidak hilang, tapi sudah menjadi penyakit biasa yang tidak bikin panik dan fatal," ucap Gubernur Jabar.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut