Tragis, Lansia di Garut Dianiaya Remaja 13 Tahun hingga Babak Belur Bersimbah Darah
Sementara itu, keponakan korban bernama Taufik Abdullah (54), menyebut penyerangan dan penganiayaan itu membuat Kanijah harus menjalani perawatan selama 3 hari 2 malam di rumah sakit.
"Kalau dihitung, ada 15 jahitan lukanya," ujar Taufik Abdullah.
Menurut Taufik Abdullah, pelaku merupakan teman sekolah dari cucu Kanijah yang bersekolah di salah satu SMP swasta wilayah Kecamatan Kadungora. Dia menduga motif pelaku melakukan penganiayaan karena merasa sakit hati, setelah cintanya ditolak oleh cucu Kanijah itu.
"Istilahnya diawali rasa suka dari anak tersebut tapi mungkin ditolak. Mengakibatkan si pelaku dendam karena ditolak," ucapnya.
Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian. Menurut Taufik Abdullah, pelaku sama-sama berdomisili di desa yang sama dengan korban.
"Hanya beda RW saja," ujarnya.
Terkait kasus ini, pihak keluarga Kanijah memohon agar keluarga FH mendatangi mereka secara baik-baik untuk meminta maaf. Selain itu, keluarga korban pun meminta aparat penegak hukum untuk memproses pelaku akibat perbuatan jahatnya tersebut.