Tragedi Ledakan di Cibadak Sukabumi, Polisi Tepis Isu Tabung Gas CNG Kedaluwarsa
"Sesuai arahan Bapak Kapolres (Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardeded, kami segera mengungkap kasus ini. Saat ini, penyelidikan dibantu tim Puslabfor Mabes Polri," ujar AKP Ali Jupri.
Sementara itu, tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri dan Inafis Polda Jabar tiba di Sukabumi untuk membantu penyelidikan tragedi ledakan tabung gas CNG yang mengguncang Cibadak, Kabupaten Sukabumi, tepatnya Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Kampung Lodaya, Desa Karang Tengah.
"Kami sengaja mendatangkan Tim Puslabfor Bareskrim Mabes Polri guna melakukan pemeriksaan dalam rangka penyelidikan atas peristiwa ledakan tabung gas yang menimbulkan korban jiwa. Tentu, kegiatan dari Tim Puslabfor ini komitmen kami dalam upaya segera mengungkap apa yang menjadi penyebab pasti peristiwa ledakan tabung gas di Cibadak," kata Akbp Maruly Pardede, Kamis (30/11/2023).
AKBP Maruly Pardede menyatakan, Polres Sukabumi terus berupaya mendalami penyebab ledakan tersebut. Kedatangan tim Puslabfor diharapkan dapat memberikan analisis forensik mendalam untuk membantu memahami kronologi dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kejadian itu.
"Hingga saat ini para penyidik Satuan Reskrim Polres Sukabumi telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi serta mengamankan beberapa kendaraan baik roda empat maupun roda dua, termasuk 19 tabung gas CNG," terang Maruly Pardede.
Selain memeriksa tabung gas, Satuan Reskrim Polres Sukabumi juga melakukan investigasi menyeluruh terkait semua aspek yang mungkin terkait dengan kejadian ini. Ini melibatkan pemeriksaan tempat kejadian perkara, kendaraan, dan proses autopsi terhadap korban.
Pantauan di lapangan para petugas Tim Puslabfor Bareskrim Mabes Polri yang didampingi para Penydik dari Satuan reskrim Polres Sukabumi sedang memeriksa tabung-tabung yang sudah diamankan petugas. Satu persatu kondisi tabung diperiksa secara teliti dan saksama.
Editor: Agus Warsudi